Membeli Asuransi? Kenali Dulu Jenis-jenis Asuransi Kerugian

Asuransi yang sering disebut sebagai asuransi umum ini memberikan perlindungan atau jaminan pada harta benda dari risiko peristiwa yang tak terduga. Peristiwa tak terduga tersebut bisa jadi karena suatu bencana atau bahaya, seperti kehilangan nilai pakai, kerugian atas nilai pakai yang berkurang, ataupun karena kehilangan keuntungan. Lantas, apakah Anda sudah tahu jika asuransi dibedakan menjadi beberapa jenis? Yuk simak ulasan jenis-jenis asuransi kerugian tersebut disini.

Macam-macam Asuransi Kerugian

1. Asuransi Kebakaran (Fire insurance)
Jenis asuran kerugian satu ini merupakan pertanggungan yang memberikan ganti rugi atas risiko yang disebabkan oleh adanya peristiwa kebakaran terhadap harta benda yang telah diasuransikan. Barang yang bisa diasuransikan dalam asuransi ini biasanya merupakan sebuah bangunan yang meliputi rumah, hotel, gedung, pabrik, pertokoan, perkantoran, rumah sakit, dan barang sejenisnya yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Seperti yang tertulis pada Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI) yang diberlakukan di Indonesia sejak tahun 1982. Dimana polis tersebut menyebutkan jika asuransi kebakaran satu ini juga bisa menanggung kebakaran yang disebabkan oleh petir, ledakan, hingga kejatuhan pesawat terbang. Sehingga, tidak hanya kerusakan akibat faktor internal tetapi juga karena faktor eksternal.

2. Asuransi Pengangkutan Barang (Marine Cargo Insurance)
Yang termasuk dalam Jenis-jenis asuransi kerugian selanjutnya ada asuransi pengangkatan barang. Dimana asuransi tersebut menjamin risiko kerugian atas kehilangan atau kerusakan barang ketika diangkut melalui jalur laut, darat maupun udara. Pertanggungan yang ada dalam asuransi tersebut berlaku untuk kedua belah pihak yang terlibat, baik itu pemilik alat angkutan ataupun pemilik barang.

Klaim dapat diajukan tergantung dari kondisi dan peristiwa kerugian yang telah terjadi. Jadi jika ada kejadian kapal angkut mengalami kecelakaan yang menyebabkan kerusakan pada kapal pengangkut, barang yang diangkut, bahkan hingga kapal tersebut tenggelam. Ketika kapal dan barang-barang yang diangkut tersebut telah diasuransikan, maka pihak asuransi harus membayar ganti rugi atas kerusakan yang terjadi.

Hal tersebut juga berlaku ketika kapal pengangkut menabrak kapal lain sehingga menimbulkan tuntutan ganti rugi. Maka ketika kapal tersebut telah diasuransikan, perusahaan asuransi harus mengganti kerugian yang ditanggung sebesar tuntutan dari pihak ketiga. Pengajuan klaim pada salah satu jenis-jenis asuransi kerugian ini harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dalam polis asuransinya.

3. Asuransi Aneka (Miscellaneous Insurance)
Selanjutnya terdapat asuransi aneka yang termasuk kedalam jenis asuransi yang perlu anda ketahui. Asuransi aneka ini meliputi berbagai jenis asuransi seperti asuransi pencurian, asuransi kecelakaan diri, asuransi perjalanan, asuransi profesi, asuransi kendaraan bermotor, asuransi properti all risk, asuransi gempa bumi, asuransi konstruksi, asuranssi permasalahan mesin, asuransi peralatan elektronik, asuransi tanggu gugat, dan asuransi lainnya yang sejenis.

Jumlah dalam asuransi aneka ini memang banyak, hal terebut dikarenakan ada berbagai macam jenis perlindungan terhadap objek tertanggung yang berbeda beda. Untuk penjelasan lebih singkatnya, asuransi aneka yang termasuk kedalam jenis-jenis asuransi kerugian ini digunakan sebagai perlindungan untuk kerugian selain yang sudah dicover oleh asuransi kebakaran dan asuransi pengangkutan barang.

Asuransi memang sudah lama diberlakukan di Indonesia. Seiring dengan berjalannya waktu, yang sejalan dengan kehidupan manusia dan keadaan ekonominya, asuransi pun juga semakin banyak jenisnya. Selama terjadinya risiko kerusakan tidak dikaitkan dengan jiwa manusia, maka asuransi apapun tergolong sebagai asuransi. Lantas setelah membaca ulasan ini, apakah anda sudah memutuskan untuk memilih asuransi guna barang berharga milik anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *